Saturday, 11 July 2015

0 6 Kekuatan Utama Manusia

6 Kekuatan Utama Manusia



1 Kekuatan Impian (The Power of Dreams)

Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai. Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.



2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)

Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu (termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti: kekuatan/strengths dan kelemahan/weakness dalam diri, peluang di sekitar kita, dan sebagainya) dengan lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya. Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.



3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)

Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan. Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita. Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.





4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)

Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan. Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan (ingredient) yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.



5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)

Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik. Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.



6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)

Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita. Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi. Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya. Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini. Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita



Sumber Artikel Dari : http://www.info-asik.com/2012/03/6-kekuatan-utama-manusia.html#ixzz1rPx4yqDG

0 13 RAHASIA SUKSES (Think And Grow Rich )

13 RAHASIA SUKSES (Think And Grow Rich )


Think And Grow Rich merupakan sebuah buku paling fenomenal yang pernah diterbitkan di muka bumi. Buku ini karangan Napoleon Hill. Dia adalah seorang motivator paling terkenal di abad 19 dan 20-an.

Mengapa buku "Think And Grow Rich" begitu fenomenal? Karena, buku itu didasarkan pada pengalaman lebih dari 20,000 orang sukses, dan wawancara khusus dengan lebih dari 500 orang sukses pada masanya. Di antaranya adalah Thomas Alva Edison, Alexander Graham Bell, Henry Ford, Elmer Gates, Charles M Schwab, Theodore Roosevelt, William Wrigley Jr, John Wanamaker, William Jennings Bryan, George Eastman, Woodrow Wilson, William H. Taft, John D. Rockefeller, F.W. Woolworth, Jennings Randolph, dan sebagainya.

Saya yakinkan Anda, bahwa satu jam saja setelah Anda mulai membacanya, Anda akan merasakan dampaknya. Itulah sebabnya, Napoleon Hill disebut sebagai motivator klasik nomor satu di dunia.

Berikut kutipannya :

1. DESIRE

"Desire" berbeda dari "want". Desire adalah want yang telah Anda suntik dengan emosi. Want hanya membuang-buang waktu. Rasa "ingin" hanya membuat Anda frustrasi. Apa yang Anda perlukan adalah desire, yaitu semangat, ghairah, atau bahkan obsesi. Desire-lah yang akan mengaktifkan "law of attraction". Desire adalah "burning passion". Untuk punya desire, suntikkanlah emosi positif ke dalam keinginan Anda. Bagaimana caranya? Cobalah bedakan ini:

"Saya mau jadi juara kelas."

"Saya mau jadi juara kelas! Saya harus jadi juara kelas!"

2. FAITH

Faith adalah keyakinan.

Apakah Anda mau mengkhayal untuk kesuksesan Anda?
Atau, Anda mau mengkhayal bahwa Anda tidak bisa mencapainya?

Andrie Wongso berkata, "Sukses adalah hak Saya!" Ya, beliau benar. Itu sebabnya, perjuangkan dan capailah hak Anda. Hak untuk sukses. Itu juga sebabnya, Anda harus yakin bahwa Anda memang akan sukses.

Keyakinan Anda perlu diluruskan. Berhentilah meyakini sebuah kesuksesan, hanya karena kesuksesan itu telah terbukti berdasarkan catatan sejarah. Mulailah meyakini kesuksesan baru yang belum pernah ada. Anda boleh saja berharap sukses seperti mereka yang telah sukses. Tapi, ketahuilah bahwa kesuksesan Anda sangatlah unik sifatnya.

Berhentilah meyakini kesuksesan, hanya atas dasar sejarah pembuktian. Berhentilah membayangkan sukses, pada apa saja yang sudah terbukti sebelumnya. Mulailah meyakini kesuksesan Anda sendiri. Kesuksesan Anda yang unik dan tidak ada yang menyamainya. Mengapa? Sebab pikiran Anda, adalah benda yang "kreatif" dan bukan "kompetitif"!

3. AFIRMASI

Sering-seringlah mengafirmasi diri Anda sendiri. Ini penting untuk menggantikan berbagai pikiran negatif dan pesimis, dengan pikiran yang positif dan optimis.
Pahamilah analogi ini:

Mangga yang ranum dan nikmat, tidur sebagai biji.

Mobil yang mewah dan nyaman, dimulai dari pabrik yang berisik, kotor dan berdebu.

Setiap kesuksesan, benihnya di dalam kepala Anda.

Jika benih itu sehat, baik, dan kuat, maka pikiran Anda akan merealisasikan kesuksesan.

4. PENGETAHUAN APLIKATIF

Anda harus bisa membedakan informasi dari fakta. Anda harus memiliki pengetahuan yang aplikatif. Dan Anda, harus bisa mengaplikasikan ilmu, keahlian, dan pengetahuan Anda. Ilmu dan pengetahuan yang hanya di kepala, tidak ada gunanya.

You have to have it, and then apply it.

5. IMAJINASI

Imajinasi Anda bisa berbentuk dua macam. Yang pertama "imajinasi sintetik", dan yang kedua "imajinasi kreatif". Bedakan keduanya, dan berhentilah menggunakan imajinasi sintetik.

Imajinasi sintetik, muncul manakala Anda berimajinasi tentang sesuatu yang baru, padahal Anda hanya menyusun ulang koleksi pikiran dan prasangka Anda sebelumnya. Dengan bahan baku yang "jadul", maka imajinasi Anda juga akan tetap "jadul". Sukses Anda, sudah pasti "jadul". Imajinasi Anda akan menjadi imajinasi berdasarkan prasangka Anda sendiri. Tidak kreatif dan kurang objektif. Contoh:

Menaikkan penjualan.
Membuat mobil yang lebih cepat.
Sistem pengairan yang lebih efektif.

Tidak ada yang salah dengan semua itu, akan tetapi kesuksesan Anda menjadi lebih kecil, karena memang lebih mudah mencapainya. Untuk kesuksesan yang lebih besar, Anda harus berani membiasakan diri pada imajinasi kreatif.

Semua itu bukanlah bagian dari sukses, melainkan bagian dari "kewajiban operasional" Anda. Anda memang melakukannya, tapi itu bukan target kesuksesan Anda.

6. RENCANA TERORGANISIR

Biasakan diri Anda untuk menuliskan sasaran secara detil dan kongkrit. Perbedaan antara mimpi di siang bolong dan rencana yang baik, ada pada detil dan kongkritnya. Ini tidak mudah dilakukan, tapi Anda harus tetap mengupayakannya. Inilah hasil riset Napoleon Hill:

95% orang yang memiliki sasaran tertulis dan secara harian meresapinya, berakhir dengan mencapai kesuksesan.

95% orang yang tidak memiliki dan tidak melakukannya, berakhir dengan kegagalan.

7. KEPUTUSAN

Keputusan Anda adalah hal yang teramat penting. Mengapa? Karena keputusan Anda adalah cerminan dari bekerjanya akal Anda. Ingatlah bahwa fungsi akal Anda adalah untuk memilih alias memutuskan. Karakteristik akal Anda, sesuai akar katanya, adalah "terikat". Terikat pada apa? Terikat pada pilihan!

Ingat juga selalu kesalahan utama dalam mengambil keputusan, yaitu terlambat, terlalu sering berubah, dan terlalu cepat berubah.

8. PERSISTEN

Ingatlah hukum yang satu ini:

Prosperity = Purpose + Passion + Persistence

Persisten itu istiqomah, ulet, gigih.

Calvin Coolidge mengatakan:

"Nothing in the world can take the place of persistence. Talent will not; nothing is more common than unsuccessful men with talent. Genius will not; unrewarded genius is almost a proverb. Education will not; the world is full of educated derelicts. Persistence and determination alone are omnipotent."

9. MASTERMIND

Anda harus membangun jaringan. Anda juga harus membangun mastermind. Menurut Napoleon Hill, 1 + 1 = 3. Maksudnya, dua pikiran yang saling memperkuat, akan menghasilkan pemikiran ketiga yang memiliki kekuatan sangat besar. Anda tidak bisa berdiri sendiri, Anda harus bekerjasama dengan orang lain.

10.TRANSMUTASI

Ingatlah bahwa pikiran Anda, adalah bibit kasat mata yang akan ditransformasi menjadi sebuah kesuksesan yang real, nyata, dan ada secara fisik.

Manusia mengkhayal bisa terbang, kini ada pesawat udara.

Manusia berkhayal bisa berbicara secara nirkabel, sekarang ada handphone.

Dari kasat mata, menjadi realitas fisik.

11. ALAM BAWAH SADAR

Berhentilah menomorduakan alam bawah sadar Anda. Alam bawah sadar Andalah yang sesungguhnya mengkonstruksi diri Anda. Anda boleh menyebutnya dengan intuisi, firasat, fitrah, atau bahkan hati atau kalbu. Sesuaikanlah konsep ini dengan sistem keyakinan Anda. Jangan musyrik atau percaya pada takhyul. Pelajarilah sistem alam bawah sadar Anda dengan benar bersama pembimbing rohani Anda.

Alam bawah sadar Andalah yang memberi sinyal kepada alam sadar Anda. Alam bawah sadar Anda adalah sistem monitor dan sekaligus sistem peringatan dini untuk Anda. Jika Anda memperlakukannya dengan benar, maka Anda akan berjalan pada arah yang benar. Menuju kesuksesan Anda.

12. OTAK

Ingatlah bahwa otak Anda, adalah satu kesatuan dengan tubuh fisik Anda. Jagalah kesehatan dan sisi positifnya, seperti Anda menjaga kesehatan tubuh Anda. Pahamilah siapa sesungguhnya komandan di dalam diri Anda. Otak Anda hanya alat, "Anda"-lah yang memberi perintah kepadanya. Lupa ya?

13. INDERA KE-ENAM

Ini bukan klenik, juga bukan takhyul.

Indera ke-enam Anda, adalah kombinasi rahasia nomor 1 sampai dengan 12 di atas.

Ketiga belas rahasia sukses itulah, yang telah mensukseskan lebih dari 20.000 orang, dan menjadikan lebih dari 500 orang sebagai manusia paling sukses pada zamannya. Termasuk Jesus Christus, Muhammad SAW, Mahatma Gandhi dll.

Sumber : www.furhanm.com

Catatan :
Sebenarnya setiap ajaran agama-agama besar dan spiritualitas di Bumi sudah mengajarkan prinsip-prinsip tersebut, hanya berbeda bahasa dan istilah serta tujuan.

0 Sekilas Meditasi

Sekilas Meditasi




Sekilas Meditasi #1

Saat Anda intens merasakan keluar-masuknya nafas, itu artinya Anda telah hadir sepenuhnya dimanapun Anda berada. Kebutuhan pikiran untuk kompulsif, untuk menyeret Anda ke masa lampau dan masa depan terhenti. Kebahagiaan, kedamaian dan tidak adanya konflik saat itu juga akan Anda rasakan, dan apapun yg kita kerjakan akan dibarengi antusias yang tinggi.Apa artinya semua ini? Itu sama artinya dengan apapun yg Anda lakukan adalah meditasi yg berarti bahwa Anda menjadi sadar. Pekerjaan menunggu yang biasanya membosankan menjadi menyenangkan. Dan seorang sahabat muda pernah menyampaikan ke saya, "dengan selalu merasakan nafas, tiba-tiba saya menjadi cerdas pak".



Sekilas Meditasi #2

Dalam bermeditasi, Anda haruslah hadir sepenuhnya disini. Anda tak akan pernah bermeditasi kalau pikiran kelayapan kesana-kemari atau membumbung tinggi diterbangkan bagai angan2.Bukanlah meditasi yang Anda lakukan itu bilamana hanya fisik Anda saja yang hadir disini, sementara pikiran Anda tersita oleh kenangan atau ingatan dimasa lalu atau terbetot dan diseret oleh angan-angan dan kekhawatiran di masa depan. Hadir secara fisik maupun mental, disini dan saat ini, itulah meditasi. Disini, ia juga bisa disebut dengan mengembalikan diri Anda pada diri Anda sendiri'



Sekilas Meditasi #3

Adakah sesuatu yang lebih aneh didunia ini dibanding dengan tidak mengenal diri sendiri? Mengenalinya tidak hanya secara fisik tapi juga secara mental? Anda bisa saja mengenal dan mengerti dengan baik berbagai hal, namun apa artinya semua itu bila kita asing terhadap diri sendiri? Sederhana saja, apapun yang kita amati dengan seksama, tentu akan kita kenali dengan lebih baik. Bila yang kita amati itu adalah diri kita, maka kita pun akan mengenalinya jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Nah .. dari perspektif ini, meditasi ini juga bisa disebut sebagai "meditasi mengenal diri". Dengan lebih mengenalinya, kita jauh lebih intim, lebih kompromistis dan pada akhirnya lebih harmonis dengannya. Bila ditelusuri akan tampak bahwa 'konflik batin' disebabkan oleh 'krisis pengenalan diri'. Dalam batin yang harmonis, tidak ada konflik.



Sekilas Meditasi #4

Kedalaman meditasi, menyebabkan meditator tak mudah terpengaruhi oleh stimulus atau rangsangan luar, yang dibawa masuk saat berlangsung kontak inderawi. Semakin sering seseorg bermeditasi maka dlm kehidupan sehari-hari pun sang meditator juga tdk gampang terpengaruh. Kebiasaan reaktif selama ini, ditransformasikan menjadi proaktif, inilah yang menentramkan, inilah yang bermanfaat langsung buat Anda. Rangsangan luar saat meditasi biasanya sangat menganggu, akan tetapi semakin ke dalam mereka semakin tidak terasakan. Kemantapan fisik secara langsung akan mempengaruhi ketahanan psikis atau mental. Inilah nantinya akan terpancar kembali berupa ketahanan fisik.



Sekilas Meditasi #5

Ketika bermeditasi, pikiran Anda terpusat pada satu obyek didalam diri kita, semisal keluar masuknya nafas atau mendengar qolbu kita berdzikir,  jadi lebih mirip dengan konsentrasi, meditasi bersifat 'diri sentris' yang keterpusatannya ada dalam diri baik yang bersifat fisik lahiriah maupun batiniah. Sedang konsentrasi obyeknya diluar diri kita.Saat membaca tulisan inipun di layar komputer atau layar HP Anda, Anda memperhatikannya huruf demi huruf, kata demi kata dst sambil menangkap makna tulisan ini, inilah konsentrasi itu. Tetapi bila yang Anda amati dan perhatikan dg seksama adalah bagaimana mata Anda bekerja, sikap duduk, perasaan atau bentuk-bentuk batin Anda ketika membaca, ini berarti Anda sedang membangun kondisi meditasi. Jadi meditasi adalah memusatkan perhatian pada obyek di dalam, hanya mengamati dan memperhatikan dengan seksama ya? Bukan untuk menilainya, nah dengan demikian Anda menjadi sadar terhadap gerak-gerak jasmani dan mental Anda, dengan tidak memberi penilaian terhadap fenomena mental yg berlangsung, apalagi menghakimi. Rasanya lebih mudah untuk melakukannya daripada menjelaskan. Memang, meditasi adalah praktek langsung, bukan teori.



Sekilas Meditasi #6

Anda boleh saja mengatakan: "Saya bermeditasi utk mencapai Tuhan, untuk menyatu dengan Tuhan", sebuah ide yang perfect. Bahkan Anda boleh berbicara tentang kata Tuhan sepanjang hidup Anda, apakah dengan begitu Anda bisa bertemu atau mencapai-Nya? Sadarkah Anda bahwa Anda tak bisa mencapai sesuatu yang tak Anda ketahui, sesuatu yang bahkan tak bisa Anda pikirkan pun bayangkan? Kata 'mencapai' seringkali dikonotasikan terhadap sesuatu yang diluar sana, bahkan boleh jadi yang amat sangat jauh diatas sana. Ini satu masalah besar lainnya bagi para 'pencari' atau 'pendamba' Tuhan. Kemana Anda akan mencari-Nya? Mungkinkah Anda mencari, apalagi menemukan sesuatu yang tak Anda ketahui sama sekali? Jangan gegabah saudaraku. Jangan muluk-muluk dulu, ketahuilah, kenalilah, pahamilah diri Anda sendiri dulu dg sebaik-baiknya. Setelah itulah kita akan dipertemukan dengan-Nya.



Sekilas Meditasi #7

Ada yang bertanya atas tulisan sekilas meditasi #5, "apakah justru tidak tambah bingung pak, antara kita memperhatikan tulisan dan mengamati batin kita?" .. "Awalnya mungkin iya, kebingungan itu karena kita masih belum terbiasa, jadi perhatian masih bolak-balik antara terserap pikiran dan tidak, saat terbiasa, akan menjadikan sepenuhnya perhatian tidak terserap pikiran, suara hiruk pikuk di dalam menjadi hening, kita menjadi terhubung dengan kecerdasan semesta, dan tiba-tiba kita bisa memahami apa yang tersirat dari yang tersurat, makna substantial yang tidak bisa disampaikan penulis dengan kata-kata menjadi kita pahami sepenuhnya". Demikian pulalah seyogyanya saat kita mengkaji kitab yang selama ini kita anggap suci, sikap batin seperti diatas akan memunculkan makna substantial yang terkandung dalam suatu ayat, dan saat itu baru kita sadar bahwa tidak ada kata-kata yang relevan atas makna substantial tersebut.

Sekilas Meditasi #8

Dalam mengamati dengan seksama kita sebenarnya hanya memperhatikan saja. Tanpa penilaian, tanpa membubuhinya dengan prasangka-prasangka, praduga-praduga, pretense, harapan, sugesti dan sejenisnya. Bila mau, boleh dicatat fenomena batin yang terjadi didalam hati. Bila tak mau, tak apa-apa, bahkan lebih baik begitu. Bila telah fasih latihan kita, pemahamanpun akan muncul dengan sendirinya. Pemahaman yang bersifat lebih obyektif dan apa adanya. Terbiasa begini, cepat atau lambat, kita dapat memahami apa itu "apa adanya" dengan amat jelas. "Apa adanya", adalah "the truth" itu sendiri. Sederhana bukan? Cobalah!



Sekilas Meditasi #9

Meditasi sesuai bagi yang sibuk, kesibukan menguras banyak energi fisik dan energi mental Anda. Bagi yang kesibukannya lebih banyak berupa kegiatan pikiran, kelelahan mental malah bisa mengganggu kondisi fisiknya. Oleh krnnya, bukan saja meditasi sesuai bagi yg sibuk, ia bahkan merupakan kebutuhan mentalnya.Meditasi memberi pemulihan, bahkan me-recharging lagi dengan energi fisikal dan mental lebih. Ini harus dibuktikan sendiri. Andalah yang bermeditasi, Andalah yang membuktikan, dan Anda pula yang menikmati manfaatnya.



Sekilas Meditasi #10

Perenungan merupakan salah satu bentuk meditasi yang paling dikenal. Saking lumrahnya boleh jadi kita tak menyadari, bila saat merenung kita sebetulnya sedang meditasi secara alamiah. Merenung bukanlah melamun atau mengkhayal. Disini ada satu obyek perenungan yang jelas, yang tetap di pegang, apakah itu bersifat lahiriah atau batiniah. Dengan mengamati suatu obyek dengan cermat, seksama dan penuh perhatian, kita memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam tentang obyek tersebut. Obyek yang dianjurkan dalam perenungan adalah obyek dalam. Sayangnya kita umumnya tidak serta merta melakukannya demikian. Dalam mengawali latihan, penggunaan obyek luar terasa jauh lebih mudah.Memanfaatkn keluar-masuknya nafas sebagai obyek misalnya, disamping tak sepenuhnya diluar, juga memberi efek ganda berupa ketenangan dan kesehatan.



Sekilas Meditasi #11

Ketika Anda memasuki alam meditatif, batin meditatif, upaya (pemusatan atau konsentrasi) tanggal dg sendirinya. Fenomena ini tak ubahnya spt ketika Anda membuka kran air di rumah Anda. Ketika baru membukanya, terjadi upaya pengerahan atau pemusatan tenaga ke tangan. Namun setelah Anda berhasil membukanya, air akan mengalir dg sendirinya, tanpa perlu pengerahan tenaga lagi. Anda cukup hanya menampung kucurannya saja bukan? Nah .. Inilah mengapa meditasi ada yang menyebut sebagai "bukan upaya, bukan pula metode". Dialam meditatif--sebutlah demikian--memang segala sesuatu mengalir dg sendirinya. Semua mengungkapkan dirinya sendiri, kemanapun si perhatian Anda arahkan. Disinilah berbagai ide, gagasan, ilham, pawisik .. Atau apapun sebutan yg Anda berikan utk itu--bermunculan dg sendirinya, mengalir secara alamiah. Anda sama sekali tak perlu memeras otak utk itu. Disini intervensi kerja otak malah menganggu. Dialam meditatif otak tidak bekerja, ia non aktif, sebaliknya yang hadir hanya kesadaran dan perhatian terarah yang menyertainya.



Sekilas Meditasi #12

Meditasi adalah olah batin bukan olah raga, inilah kesalahan awal seseorang memandang meditasi. Walaupun memang meditasi akan memberikan dampak kesehatan secara menyeluruh pada seseorang, tapi bukan itu tujuan utama dari meditasi. Berhati-hatilah terhadap iming-iming dengan meditasi Anda akan mendapatkan kanuragan atau bentuk-bentuk kesaktian, walaupun dengan meditasi Anda akan mendapatkan itu semua, tapi disitulah ujiannya, kebanyakan akan berhenti sampai disana, karena bagi kebanyakan orang iming-iming itu sangat menggiurkan.



Sekilas Meditasi #13

Ketika Anda merasakan diri Anda benar-benar lebur menyatu dengan alam (istilah Islam fana), bukan hanya sebagai bagian dari alam ini sendiri tapi alam adalah Anda dan Anda adalah alam, pada saat itu Anda tercerap dalam batin meditatif. Disini kata menjadi kehilangan maknanya, oleh karenanyalah ia tak Anda perlukan lagi. Disini Andalah ruang itu, waktu itu, kondisi juga kausalitas itu. Anda tak melihat semua itu sebagai yang diluar sana. Bahkan kata di 'luar' pun sudah kehilangan maknanya bagi Anda. Disini tak ada lagi eksternal maupun internal. Bila semua internal, apakah ada yang disebut eksternal? Pada saat yang bersamaan, apakah kata 'aku', 'kamu' masih punya makna, sejauh mereka hanya rekaan dari batin yang terkondisi?



Sekilas Meditasi #14

Hasrat untuk mengetahui "apakah kita telah cukup maju dalam latihan kita selama ini", memang merupakan suatu hasrat yang wajar dikalangan penekun. Agaknya telah dipahami, kemajuan dalam laku spiritual seyogyanya tidak diukur dari pencapaian-pencapaian supranatural, kemampuan-kemampuan atau kesaktian, itu semua tidak ada artinya, itu semua hanya sampah dalam proses pendakian ke tujuan. Kemajuan berupa perbaikan prilaku, akhlak penekun dibanding sblmnya, seharusnya diposisikan sebagai indikator penting dari kemajuannya. Aspek kemajuan ini tidak saja terkait dengan si penekun sendiri, namun ia juga berdampak baik bagi orang-orang disekitarnya yang berinteraksi langsung maupun tak langsung. Mereka antara lain, kondisi batin yang seimbang, kejujuran, sikap terbuka, rasa belas kasihan, kepedulian dan tidak mementingkan diri sendiri, bebas dari atau menipisnya pretensi, keangkuhan, prasangka dan pola pikir dogmatis.



Sekilas Meditasi #15 (penutup)

Banyak yang merisaukan kemajuannya dalam meditasi. Mereka bertanya-tanya, apakah saya sudah maju dalam meditasi saya? Mengapa meditasi saya tidak kian maju, padahal telah berlatih lama? Apakah metode yang saya pakai dalam meditasi ini efektif? dsb. Kerisauan dan pertanyaan-pertanyaan seperti ini sebetulnya tidak perlu, mereka hanya mengundang keresahan demi keresahan, yang malah menyimpangkan Anda dari jalur. Selama Anda berjalan pada jalurnya atau sesuai dengan yang disyariatkan dan tetap melangkah, itu atinya Anda sudah pasti mengalami kemajuan. Justru yang perlu di pertanyakan adalah, apakah saya masih berjalan dalam jalur semestinya? Adakah saya telah mengalih dari arah yang di tuju? Pertanyaan seperti ini jauh lebih bermanfaat bagi kemajuan ketimbang yang sebelumnya, sejauh mereka akan mengingatkan Anda atas keteledoran, dari penyimpangan atau pembiasan yang mungkin terjadi tanpa disengaja, sehingga terjadi pengalihan tujuan secara sepihak karena digoda oleh 'yang menyenangkan'. Disini dampingan seorang guru menjadi sangat penting.

0 Cerita Kita

Cerita Kita


Seluruh kehidupan kita sejak dilahirkan kedunia ini sampai sekarang telah menjadi konsep identitas kita, menjadi cerita kita, menjadi identitas palsu akan siapa adanya kita. Dan kemudian identitas tsb memenjarakan kita, kebanyakan malah mjd sesuatu yg dipertahankan mati2an, mrk mempertahankan ilusi2 mrk.

Manakala identitas palsu tsb telah dikenali, tidak ada lagi diri dalam diri kita, kita mjd kehampaan, keheningan, ketiadaan. Identitas palsu tsb hanyalah sekedar emosi manusia, pikiran manusia. Seluruh masa lalu pribadi kita, yang sebenarnya tidak lebih dari ilusi, sekedar cerita, sekumpulan pikiran dan emosi, menjadi sesuatu yang sekunder dan tidak menjadi hijab atas kesadaran kita. Ia tidak lagi menjadi identitas kita.

Kita adalah cahaya Kesadaran, cahaya Kehadiran, yang datang sebelum dan lebih dalam dari semua pikiran dan emosi, yang datang jauh sebelum akhirnya mewujud menjadi diri kita sbg sosok manusia.

0 Tujuan duniawi ditetapkan untuk gagal

Tujuan duniawi ditetapkan untuk gagal



Selama hidup bila kita belum mewujudkan apa yang menjadi tujuan spiritual, maka hal tersebut kelak akan menjadi masalah bagi kita. Bayang2 kematian kelak akan menghancurkan apa yg dg mati2an telah kita peroleh dalam pencapaian dlm bentuk materi atau tujuan duniawi.

Kita mungkin akan mjd gagal sepenuhnya dalam tujuan duniawi, dimana walau seluruh dunia kelak mjd milik kita tapi pada saat itu kemungkinan kita sdh terlalu tua guna menikmatinya, kematian sdh di depan mata. Inilah kenapa dikatakan tujuan diniawi kita adalah ditetapkan utk gagal, cepat atau lambat, hanya krn tujuan duniawi tunduk pada hukum ketidaktetapan, hukum kefanaan.

Semakin cepat kita menyadari bahwa tujuan duniawi tdk akan memberikan kepuasan abadi pada kita, tentu akan semakin baik. Ketika kita melihat keterbatasan tujuan duniawi, kita menyerahkan harapan kita yg tidak realistis tsb pada hal yg abadi dan tunduk pada tujuan spiritual yang mendamaikan dan abadi.

0 Selamat menikmati malam lailatul qodar ..

Selamat menikmati malam lailatul qodar ..



Jangan mencoba menjadi baik .. Kita tidak akan menjadi baik dengan mencoba menjadi baik, melainkan dengan menemukan kebaikan yg sdh ada dalam diri kita dan mengizinkannya utk muncul.

Dan itu hny akan muncul jika terjadi perubahan mendasar dalam kesadaran kita. Jaman telah mjd jaman edan, dimana saat perbuatan tulus bahkan di curigai. Ketidak percayaan mrk akan kebaikan dan ketulusan mjdkan mereka terbelenggu oleh ego mrk sendiri. Jika manusia belum melakukan perubahan di tingkat terdalam pd diri mereka, kemanusiaan menghadapi suatu pilihan yg kejam, bertransformasi atau mati.

Sebagian manusia walau masih sedikit jumlahnya telah sadar, lenyapnya pola pikiran lama yg egois dan muncul suatu dimensi kesadaran yg baru. Ketidaksadaran sebagian besar manusia adalah tidak sadar secara keseluruhan manusia terhubung satu dg yg lain bahkan dg keseluruhan yg ada di jagad semesta ini adalah bentuk 'dosa murni', ketika pandangan salah akan kesatuan segala sesuatu mjd dasar atas apa yg kita lakukan, katakan dan pikirkan mjdkan planet ini terancam punah

Sunday, 8 March 2015

0 Kisah di balik lagu "It Is Well With My Soul"

Kisah di balik lagu "It Is Well With My Soul"




Salah satu lagu inspirational yang membuatku meneteskan airmata ketika pertama kali mendengarnya. Syair-nya begitu menyentuh, khususnya kalimat "It is well with my soul". Karena penasaran, aku memanfaatkan google untuk mencari tahu siapa pencipta lagu tersebut dan ternyata ada kisah luar biasa di balik terciptanya lagu yang indah dan penuh semangat iman ini. Lirik lagu "It is well with my soul" ditulis oleh Horatio Spafford sementara musiknya dibuat oleh sahabatnya, Philips Paul Bliss.



Horatio G. Spafford lahir pada 20 Oktober 1828 di Lansungburgh, New York. Dia adalah seorang pengacara sekaligus pengusaha sukses di Chicago.  Horatio mempunyai seorang istri, Anna Spafford, dan 5 orang anak (1 orang laki-laki dan 4 orang perempuan). Pada tahun 1860-an keluarga Spafford merupakan salah satu keluarga yang terpandang di Chicago. Horatio mendapatkan keuntungan besar dari investasinya dalam reasl estate di sepanjangan tepi danau Michigan. Walaupun hidupnya serba serba berkelimpahan keluarga Spafford sangat aktif dalam kegiatan gereja sebagai seorang jemaat setia Presbysterian. 



Namun, kehidupan tidak selamanya membahagiakan bagi keluarga Spafford. Tragedi pertama terjadi pada tahun 1870 ketika putra satu-satunya, yang waktu itu berusia 4 tahun, meninggal akibat demam berdarah. Ketika belum sepenuhny apulih dari kesedihan akibat kehilangan putra tunggalnya, tragedi kembali melanda keluarga Spafford. Tahun 1871 terjadi sebuah kebakaran besar di Chicago (Great Chicago Fire) yang menyapu habis semua aset-aset real estatenya sehingga perusahaannya pun akhirnya bangkrut. Tidak berdiam diri dan jatuh dalam depresi, Horatio kembali usahanya sambil membantu sesama warga Chicago lainnya yang kehilangan tempat tinggal. 

Ketika keadaan agak mulai membaik, Horatio berencana membawa keluarganya berlibur ke Eropa untuk menenangkan diri. Pada tahun 1873, sahababatnya sekaligus seorang penginjil besar Amerika bernama D.L. Moddy berencana untuk mengadakan pertemuan penginjilan di Inggris sehingga Horatio membawa istri serta keempat anak perempuannya untuk mengikuti pertemuan tersebut. Keluarga Spafford bersiap untuk berlayar ke Inggris menaiki kapal uap Perancis bernama Vile du Havre dari pelabuhan New York dengan melintasi samudera Atlantik. Akan tetapi, sesaat sebelum kapal meninggalkan pelabuhan, Horatio terpaksa harus menunda keberangkatannya karena ada urusan bisnis yang sangat penting dan tidak bisa ditunda. Istri dan keempat anaknya tetap berangkat dan Horatio berjanji akan segera menyusul setelah urusan bisnisnya selesai. 

Pada malam tanggal 22 November 1873, tragedi kembali menerpa keluarga Spafford, kapal Vile du Havre yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kapal besi Inggris,The Loch Earn. Hanya dalam tempo 12 menit Vile du Havre tenggelam dan menewaskan 226 penumpang, termasuk keempat putri Horatio : Annie, Maggie, Bessie dan Taneta. Anna Spafford termasuk salah satu dari 47 orang yang selamat. 


Anna yang selamat dari kecelakaan kapal tersebut mengisahkan saat-saat terakhir ketika tragedi itu merengut nyawa keempat putrinya : "Aku merasa seperti tersedot dengan keras ke bawah. Bayi taneta terlepas dari tanganku karena benturan dengan beberapa puing kapal. Benturan itu begitu keras sehingga lenganku memar parah. Aku mencoba menggapai untuk menangkap bayiku dan berhasil menangkap gaunnya, namun sesaat kemudian ombak menghantam dan merobek baju yang kugenggam dan menghempaskan bayiku dari tanganku selamanya."  Kedua putrinya yang lain, Maggie dan Annie ditolong oleh seorang pemmuda, penumpang kapal yang berhasil mengapung dengan sepotong kayu. Ia berenang mendekati kedua gadis itu dan menyuruh mereka menggenggam kedua sisi bajunya sambil mencoba mencari papan yang cukup besar untuk mereka bertiga. Setelah berjuang sekitar 30-40 menit di laut, mereka berhasil mendapatkan papan yang cukup besar dan pemuda itu berusaha membantu kedua gadis Spafford untuk naik ke papan. Tetapi ia melihat tangan mereka yang menggenggam bajunya mulai melemah dan mata mereka tertutup. Tubuh kedua gadis yang sudah tidak bernyawa lagi itu perlahan mengambang menjauh dari tubuh si pemuda yang juga lumpuh akibat kecelakaan tersebut. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada putri Stafford yang bernama Bessie. 

Dengan tubuh penuh memar dan luka, Anna Spafford berhasil diselamatkan, namun semua rasa sakit yang dideritanya tidak sepanding dengan kepedihan hati akibat kehilangan keempat putrinya. Pastor Nathaniel Weiss, salah seorang penumpang yang juga selamat dari kecelakaan kapal tersebut mendengar Anna berkata, "Tuhan memberiku empat anak perempuan. Sekarang mereka diambil dariku. Suatu hari nanti aku akan mengerti mengapa ..." Anna benar-benar hancur, namun dalam kesedihan dan keputusasaannya, ia mendengar suara lembut berbicara kepadanya, "Engkau diselamatkan untuk suatu tujuan." Anna teringat seorang teman pernah berkata, "Sangat mudah untuk bersyukur ketika engkau memiliki segala sesuatu, tetapi melupakan Tuhan dan hanya mengingatNya saat berada dalam masalah."

Sembilan hari setelah diselamatkan dan tiba di Cardiff, Wales, Anna mengirimkan telegram kepada suaminya. Telegram itu berisi kalimat : "Saved alone. What shall I do?" (aku sendiri yang selamat, apa yang harus kulakukan?)  Horatio bergegas menuju Inggris untuk menemani Anna dan berada di sisinya dalam masa-masa berat tersebut. 


Dalam perjalanan menuju Inggris, kapten kapal menunjukkan lokasi dimana kapal Vile du Havre tenggelam yang menewaskan empat putri Horatio. Malam itu Horatio tidak dapat tidur. Berjam-jam lamanya ia merenungkan dan mengingat semua tragedi yang terjadi pada keluarganya dan keempat putrinya yang meninggal di tengah-tengah samudera Atlantik itu. Dalam keadaan hati yang hancur, Horatio menulis pada secarik kertas, "It is well, the will of God be done." (Hal ini baik, kehendak Tuhan, terjadilah). Dia atas kapal inilah Horatio kemudian menulis hymne "It is well with my soul" yang jika diterjemahkan : Jiwaku sanggup menerima (cobaan ini) atau dalam terjemahan bebas : Jiwaku baik-baik saja (walau didera penderitaan). Ketika bertemu kembali dengan istrinya, ia berkata, "Kita tidak kehilangan anak-anak kita. Kita hanya berpisah dengan mereka untuk sementara."

Horatio membawa Anna kembali ke Chicago untuk memulai kembali kehidupan mereka. Tuhan mengaruniai mereka dengan tiga orang anak. Putra mereka yang lahir pada tahun 1876 diberi nama Horatio untuk mengenang putra mereka yang telah meninggal.  Pada tahun 1878 Horatio dan Anna dikaruniai seorang putri yang diberi nama Bertha dan dua tahun kemudian, 1880, lahirlah Grace. Tragisnya, ketika Horatio kecil berusia 4 tahun, ia juga meninggal karena penyakit demam seperti kakak lelakinya. Belum hilang kepedihan akibat wafatnya Horatio kecil, jemaat gereja mengucilkan mereka dengan alasan, "Pasti ada sesuatu yang tidak beres dengan keluarga Spafford sehingga banyak tragedi menimpa mereka." 

Karena tidak lagi diterima jemaat di gerejanya, pada bulan September 1881, Horatio membawa keluarganya menuju Yerusalem untuk menetap di sana. Bersama beberapa kawan yang juga ikut pindah bersamanya, 
Horatio memulai sebuah kelompok pelayanan yang kemudian dikenal sebagai "American Colony." Mereka melayani orang-orang yang kekurangan, membantu orang miskin, merawat orang sakit dan menampung anak-anak tunawisma. Tujuan mereka hanyalah untuk menunjukkan kasih Yesus kepada sesama yang menderita. Novelis Swedia, Selma Ottiliana Lovisa Lagerlof menulis tentang pelayanan yang dilakukan kelompok ini dalam novelnya berjudul "Yerusalem." Novel tersebut berhasil memenangkan hadiah Nobel. 

Horation Spaffor meninggal karena malaria pada 16 Oktober 1888 di Yerusalem. Anna Spafford terus bekerja di daerah sekitar Yerusalem sampai kematiannya pada tahun 1923. 




Putri Horatio, Bertha Spafford Vester, menulis kisah ini dalam bukunya "Our Yerusalem" : "Di Chicago, ayah mencari penjelasan tentang hidupnya. Hingga saat ini, semuanya mengalir dengan lembut seperti sungai. Kedamaian rohani dan keamanan telah menopang awal hidupnya, kehidupan keluarganya, tempat tinggalnya ... orang di sekelilingnya bertanya-tanya, 'kesalahan apa yang menyebabkan terjadinya tragedi beruntun pada Horatio dan Anna Spafford?' ... tapi ayah yakin bahwa Allah baik dan ia akan melihat anak-anaknya lagi di surga nanti. Hal ini menenangkan hatinya. Bagi ayah, keadaan itu seperti melewati 'lembah bayang-bayang maut', tapi imannya bangkit dan kuat. Di laut lepas, dekat tempat dimana anak-anaknya tewas, ayah menulis hymne yang menenangkan banyak orang."  

Ini adalah sebuah lagu yang penuh kekuatan, kedamaian dan pengharapan.


When peace, like a river, attendeth my way,
When sorrows like sea billows roll,
Whatever my lot, 
Thou has taught me to say,
It is well, it is well, 
with my soul.

It is well, with my soul.
It is well, with my soul.

It is well, it is well,
with my soul.

Though Satan should buffet, though trials should come,
Let this best assurance control
That Christ has regarded 
my helpless estate,
And hath shed His own blood 
for my soul.

My sin, oh, the bliss of this glorious thought!
My sin, not in part but the whole
Is nailed to the cross, and I bear it no more,
Praise the Lord, praise the Lord, oh my soul.

And Lord haste the day when my faith shall be sight,
The clouds be rolled back as a scroll,
The trump shall resound, and the Lord shall descend,
Even so, it is well with my soul.

It is well, with my soul. It is well, with my soul.
It is well, it is well, with my soul.




Sunguh sebuah kisah penuh inspirasi yang meneguhkan iman. Tragedi yang datang bertubi-tubi tidak melemahkan iman, tetapi semakin kuat berpegang pada Tuhan, berserah dan percaya bahwa Tuhan tahu yang terbaik, apapun itu, pastilah baik bagi jiwaku. 


Semarang, 8 maret 2015
Mahindra Suryaning Praja
Mahasiswa UDINUS jurusan Teknik Informatika